Pojokkiri.com

Tembus Rp37 Miliar, Skuad Persela Lamongan Ikut Dongkrak Valuasi Fantastis Liga 2

 

Skuat Persela Lamongan bernilai Rp 37 Milyar saat berfoto dengan manajemen klub dalam suatu pertandingan.(Zainul Lutfi for Pojok Kiri)

Lamongan, Pojokkiri.com-Peta kekuatan kompetisi Liga 2 (Championship) musim 2026/2027 menyajikan persaingan sengit, tidak hanya di dalam lapangan tetapi juga dari segi nilai pasar (valuasi) skuad.

Berdasarkan data POJOK KIRI terbaru dari platform Transfermarkt Championship Indonesia, total nilai pasar dari 20 klub peserta yang terbagi di Grup Barat dan Grup Timur kini menembus angka Rp531,97 miliar, dengan rata-rata nilai pasar per pemain berada di angka Rp904,70 juta.

Di Grup Timur, Persis Solo sukses mengukuhkan posisinya sebagai tim dengan nilai skuad tertinggi. Laskar Sambernyawa memimpin wilayah ini dengan kisaran valuasi klub yang mencapai ±Rp44,84 miliar secara keseluruhan.

Dominasi finansial Persis Solo ini membayangi sejumlah klub kuat tradisional lainnya di grup yang sama. Di posisi berikutnya, Persela Lamongan menempel ketat dengan estimasi nilai skuad berkisar di angka €1,91 juta (atau sekitar Rp36 hingga Rp37 miliar).

Sementara itu, Persipura Jayapura melengkapi jajaran tim elite Grup Timur dengan nilai pasar skuad mencapai €1,78 juta, yang didominasi oleh kombinasi pemain matang dengan rata-rata usia 29 tahun.

Tingginya angka valuasi ini menjadi sinyal kuat bahwa persaingan untuk memperebutkan tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim 2026/2027 akan berjalan jauh lebih kompetitif dan menarik untuk disaksikan.(lut)

Editor: Zainul Lutfi