
Pameksan, pojokkiri.com
Di balik dinding anyaman bambu dan atap rumah yang mulai rapuh, tersimpan harapan Jumadi, warga Dusun Koberung, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak.
Harapan itu kini mulai menemukan titik terang. Senin (19/10/2026), Serka Edi Taufikurrahman menyambangi kediaman Jumadi untuk menyampaikan kabar bahagia. Jumadi menjadi salah satu penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), bagian dari sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan.
Dalam kunjungan tersebut, Serka Edi melihat langsung kondisi rumah Jumadi yang masih berdinding anyaman bambu dengan konstruksi sederhana. Ia juga memberikan ucapan selamat atas terpilihnya Jumadi sebagai penerima manfaat.
”Selamat, Pak Jumadi. Rumah Bapak menjadi salah satu sasaran program Rutilahu TMMD ke-130. Semoga pembangunan ini membawa kebahagiaan dan memberikan tempat tinggal yang lebih nyaman bagi keluarga,” ujar Serka Edi.
Kabar tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Jumadi. Rumah sederhana yang selama ini menjadi tempatnya berlindung kini mendapat perhatian melalui program pembangunan TNI bersama masyarakat.
”Alhamdulillah, saya sangat senang. Terima kasih kepada Bapak TNI yang sudah peduli dengan keadaan rumah saya. Semoga nanti saya bisa tinggal di rumah yang lebih bagus dan nyaman,” ungkap Jumadi.
Sebanyak 10 Rutilahu dalam TMMD ke-130 Pamekasan bukan sekadar memperbaiki bangunan. Di balik setiap rumah yang dibangun, ada harapan keluarga kecil untuk menjalani kehidupan yang lebih aman, sehat, dan bermartabat.
Bagi Jumadi, kehadiran TMMD menjadi awal dari harapan baru. Sementara bagi Satgas TMMD, pembangunan rumah layak huni merupakan wujud nyata pengabdian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pelosok desa. (*)

