Pojokkiri.com

Lansia di Sugio Lamongan Ditemukan Meninggal Dunia di Sawah, Diduga Akibat Kelelahan

 

Jasad Suparmi ditemukan tergeletak diareal persawahannya Dusun Galih, Kecamatan Sugio Lamongan.(Zainul Lutfi for Pojok Kiri)

Lamongan, Pojokkiri.com-Seorang nenek bernama Suparmi (74), warga Dusun Galih, Desa Karangsambigalih, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, ditemukan meninggal dunia di area persawahan miliknya pada Kamis malam (02/04/2026). Korban diduga mengembuskan napas terakhir akibat kelelahan dan faktor usia yang sudah lanjut.

Kapolsek Sugio, AKP Jinanto S.H., mengonfirmasi kejadian tersebut setelah mendapatkan laporan dari Sekretaris Desa setempat sekira pukul 20.00 WIB.

Peristiwa bermula ketika korban berangkat ke sawah sendirian pada Kamis pagi, sekitar pukul 10.00 WIB, dengan tujuan mencari sayuran atau lalapan. Namun, hingga petang hari, korban tak kunjung kembali ke rumah.

Merasa khawatir, anak korban yang bernama Sito meminta cucu korban, Abas, untuk menyusul ke area persawahan. Setelah dilakukan pencarian, Abas menemukan sang nenek sudah dalam posisi tergeletak terlentang di tengah ladang dalam kondisi tidak bernyawa.

“Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban ke rumah duka dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Sugio,” ujar AKP Jinanto dalam keterangannya.

Petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Sugio segera mendatangi lokasi dan memeriksa kondisi jenazah. Berdasarkan pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga menyampaikan bahwa selama ini korban memang sering mengeluh mudah lelah karena faktor usia. Polisi menduga korban mengalami serangan jantung atau kelelahan akut saat beraktivitas di bawah terik matahari.

Atas kejadian ini, pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban sebagai musibah murni. Mereka juga menolak dilakukan autopsi dalam dan telah menandatangani surat pernyataan resmi di hadapan petugas.

“Pihak keluarga menerima kejadian ini dengan tulus dan tidak menuntut proses hukum lebih lanjut. Jenazah langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Kapolsek.(lut)

 

Editor: Zainul Lutfi

Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri