
Situbondo, Pojok Kiri
Dalam rangka meningkatkan kesadaran dalam menghadapi situasi darurat medis, RS Elizabeth Situbondo telah sukses mengadakan edukasi kesehatan tentang bantuan hidup dasar (BHD) kepada para kader rumah sakit di Kota Santri. Rabu, (25/9/2024). Kegiatan tersebut bertujuan untuk membekali para kader dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan kondisi darurat, seperti henti jantung mendadak dan situasi kegawatdaruratan lainnya.
Acara yang diikuti oleh 18 kader ini, berlangsung di Local Noodle and Café Situbondo dengan pemateri dr. Afif yang berkompeten di bidangnya. Para kader dilatih untuk mampu melakukan tindakan pertolongan pertama dengan cepat dan tepat sebelum bantuan medis profesional tiba di lokasi kejadian. Beberapa topik utama yang dibahas meliputi teknik resusitasi jantung paru (RJP), penanganan korban tersedak, dan penggunaan automated external defibrillator (AED).
Direktur RS Elizabeth Situbondo, dr. M Syamsul Arifin mengatakan jika pentingnya edukasi ini bagian dari upaya preventif dalam menyelamatkan nyawa.
“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, para kader dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan pertama di lingkungannya masing-masing. Ini adalah keterampilan yang sangat krusial untuk dimiliki oleh masyarakat luas, bukan hanya tenaga medis,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun jaringan kader yang siap tanggap terhadap situasi darurat di berbagai wilayah, sehingga penanganan medis awal dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.
Para kader yang telah mengikuti pelatihan ini diharapkan untuk menyebarluaskan ilmu yang didapat kepada masyarakat sekitar, sehingga semakin banyak orang yang memahami pentingnya bantuan hidup dasar.
Sementara itu, Lilik Ngatmini salah satu kader mengungkapkan antusiasmenya setelah mengikuti program yang diadakan oleh RS Elizabeth Situbondo. Bahkan, ia mengaku jika pelatihan itu sangat bermanfaat bagi dirinya dan juga masyarakat lainnya.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama karena kami sering berhadapan langsung dengan masyarakat. Kami jadi lebih percaya diri dalam memberikan pertolongan pertama jika ada kejadian darurat di sekitar kami,” terangnya.
Sebagai langkah lanjutan, RS Elizabeth Situbondo yang berada di Jalan Wr. Supratman No. 2 Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo/ Kota berencana untuk mengadakan pelatihan lanjutan serta kegiatan simulasi di beberapa komunitas masyarakat, hal itu dilakukan salah satu tujuanya untuk meningkatkankesiapsiagaan dalam situasi darurat. (Inul)

