
LAMONGAN, POJOK KIRI.com-Open tembakau milik Ahmad (53) anggota DPRD Kabupaten Lamongan yang penanganan usahanya diserahkan ke Muntahap (65) di Desa Warugering, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan terbakar, Jumat (21/11/2024) malam, sekitar pukul 21.00 WIB.
Kapolres Lamongan AKBP Bobby Adimas Condro Putro, S.I.K yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Kedungpring AKP Sudibyo, S.H menjelaskan kronologi terbakarnya open tembakau milik anggota dewan tersebut.
“Bermula pada hari Senin tanggal 18 November 2024, open tembakau milik korban sudah dimatikan,”kata AKP Sudibyo, melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (23/11) malam.
Setelah itu, sebagian tembakau yang sudah dikeringkan tersebut dijual ke salah satu pengepul tembakau diwilayah Kedungpring. Sedangkan, sisa tembakau kering yang belum terjual, Kamis 21 November 2024 dikumpulkan menjadi satu di gudang open tersebut.
Lanjut Sudibyo, Muntahap yang diserahi mengelola usaha tembakau tersebut melihat asap tipis digudang yang dikelolanya tersebut. Kemudian sama Muntahap disiram air untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Nahasnya sekitar pukul 21.00 WIB, saat Muntahap keluar rumah, dia melihat asap tebal di open tembakau. Selanjutnya, api semakin membesar. Muntahap langsung berteriak minta tolong sambil berusaha memadamkan api menggunakan air dan alat seadanya.
Api semakin membesar, karena didalam gudang tembakau ada tembakau kering sehingga sulit dipadamkan. Mendengar teriakan minta tolong warga sekitar mendatangi Tempat Kejadian Perkara TKP dan warga lain menghubungi pemadam kebakaran di Kecamatan Babat.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.20 WIB, setelah mobil pemadam dikerahkan ke lokasi. Akibat kebakaran tersebut tembakau sebanyak 350 kilogram, seharga Rp 13 juta dan gudang open senilai Rp 20 juta terbakar. Syukurnya, tidak ada korban jiwa pada musibah itu, total kerugian sekitar Rp 33.000.000,”ujar AKP Sudibyo.
“Kepada para pemilik open tembakau yang sedang melaksanakan giat open tembakau agar berhati-hati dan siaga mengingat sekarang musim panca roba dan tiupan angin cukup kencang,” himbau AKP Sudibyo.(lut)

