Pojokkiri.com

Saling Pandang di Warung Karaoke, Warga Glagah Dikeroyok hingga Pingsan di Karangbinangun

 

Ilustrasi pengeroyokan.(Pojok Kiri.com/ist)

Lamongan, Pojok Kiri.com-Seorang pria berinisial AS (33), warga Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh tiga orang tak dikenal. Akibat kejadian tersebut, korban sempat pingsan dan harus melapor ke Polres Lamongan, Kamis (25/12/2025).

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.00 WIB di depan gapura Desa Putatbangah, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan.

Berdasarkan keterangan korban kepada wartawan Pojok Kiri di Mapolres Lamongan, kejadian bermula saat AS sedang nongkrong dan mengonsumsi minuman di sebuah warung karaoke di Desa Banyuurip, Kecamatan Karangbinangun, pada Rabu malam (24/12/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.

Di lokasi tersebut, korban sempat saling pandang dengan tiga pria yang duduk di meja berbeda. Usai meninggalkan warung karaoke, korban melanjutkan perjalanan dengan sepeda motor.

Namun, setibanya di depan gapura Desa Putatbangah, ketiga pria tersebut tiba-tiba menghadang korban dengan mengendarai satu sepeda motor. Tanpa banyak bicara, para pelaku langsung turun dan melakukan pengeroyokan saat korban masih berada di atas motornya.

Korban mengaku dipukul secara bertubi-tubi menggunakan tangan kosong dan ditendang hingga mengenai wajah serta kepala. Dalam kondisi terdesak, korban berusaha melarikan diri ke area tambak milik warga. Namun nahas, korban kembali tertangkap dan dianiaya hingga akhirnya tidak sadarkan diri.

Setelah siuman, korban berjalan mencari warung kopi dan kemudian dibantu warga untuk pulang ke rumahnya.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Lamongan serta meminta dilakukan visum et repertum (VER) guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kasus ini disangkakan Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan menangkap para pelaku.(lut)