
Lamongan, Pojok Kiri.com-Upaya pencarian remaja yang hanyut di aliran Sungai Bengawan Solo, Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, membuahkan hasil. Korban berinisial MN (13) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu sore sekitar pukul 17.10 WIB.
Kapolsek Sekaran, Iptu Ahmad Zunaedi, mengonfirmasi penemuan tersebut. “Sudah ditemukan jenazah korban yang tenggelam di Bengawan Solo Desa Kendal. Saat ini jenazah dibawa ke RSUD Dr. Soegiri Lamongan untuk keperluan lebih lanjut,” terangnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (4/2) petang, sekitar pukul 17.52 WIB.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas ini bermula pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB. Korban MN bersama rekannya sedang berenang di aliran sungai. Diduga karena kurang mahir berenang dan arus sungai yang cukup deras, korban terseret aliran air.
Saksi mata di lokasi, seorang penjual es di area Taman Mahoni, sempat mendengar teriakan minta tolong dari rekan korban. Warga segera melakukan aksi penyelamatan darurat. Satu remaja berinisial R (14) berhasil diselamatkan, namun sayangnya MN hilang ditelan arus.
Proses Pencarian
Operasi pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Polsek Sekaran, Satpol Airud Polres Lamongan, BPBD Kabupaten Lamongan, serta dibantu warga setempat.
Pencarian sempat terkendala cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang pada Selasa petang, yang memaksa tim menghentikan operasi sementara demi keamanan.
Setelah dilanjutkan kembali, tim akhirnya menemukan jasad korban tidak jauh dari titik awal dilaporkan hilang. Petugas langsung mengevakuasi korban menggunakan kantong jenazah oranye untuk dibawa ke rumah sakit sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber: WWW.POJOK KIRI.COM DAN KORAN HARIAN PAGI POJOK KIRI

