
Surabaya, Pojokkiri.com.-
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Zeiniye mendorong Pemprov segera mengatasi adanya longsor di Bondowoso yang mengakibatkan dua jalan akses desa tertutup.
“Peristiwa itu terjadi pasca hujan dengan intensitas tinggi. Hujan deras tersebut membuat tanah sawah longsor dan menutup akses jalan dari Desa Sumbersuko, Kecamatan Curahdami dan Desa Gadingsari, Kecamatan Binakal,” ujar politisi PPP ini, Selasa (5/11/2024).
Zeiniye mengatakan, selain longsor, hujan deras juga menyebabkan sungai yang berada di Kecamatan Curahdami juga tidak mampu menampung debit air dari hulu yang terus meningkat. “Saya menghimbau kepada masyarakat di Bondowoso dan sekitarnya untuk mewaspadai longsor susulan, ” jelasnya.
Berdasarkan informasi dari masyarakat, lanjut dia, hujan deras yang terjadi sejak pukul 15.00 WIB itu membuat tanah sawah longsor dan menutup sebagian akses Jalan Sumbersuko-Gadingsari di Dusun Sumbersuko Barat, Desa Sumbersuko, Kecamatan Curahdami, Bondowoso.
Mengingat surat edaran dari BMKG, cuaca ekstrim akibat perubahan musim diprediksi terjadi dari 31 Oktober hingga 6 November 2024.
Kabupaten Blitar, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Tulunggung, Kabupaten Bangkalan, Kabupen Banyuwnagi, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Gersik, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo.
Kemudian, Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Sampang, Kabupaten Tuban, Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Magetan, Kabupaten Nganjuk.
Lalu, Kabupaten Situbondo, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Malang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Trenggalek dan Kota Madiun.(wan)

