
Surabaya, Pojokkiri.com – Menyambut musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, PT KAI Daop 8 Surabaya optimistis akan mencatatkan lonjakan penumpang hingga 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Optimisme ini didukung dengan berbagai inovasi dan layanan tambahan untuk menjamin kenyamanan perjalanan masyarakat.
Tambahan Tiket dan Kereta
Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan 436.572 tiket selama masa angkutan Nataru, meningkat 3 persen dibandingkan tahun lalu. “Kami juga mengoperasikan 46 kereta jarak jauh reguler dan menambah 8 kereta ekstra. Total, ada 54 kereta yang siap melayani masyarakat dengan kapasitas harian mencapai 30.582 tiket,” jelas Wisnu.
Puncak arus penumpang diprediksi akan terjadi pada 21 hingga 23 Desember 2024. “Kami menganjurkan masyarakat untuk merencanakan perjalanan dan membeli tiket jauh-jauh hari agar terhindar dari antrean panjang,” tambahnya.
Fasilitas Mewah untuk Kenyamanan Penumpang
Tidak hanya menambah kapasitas, KAI Daop 8 Surabaya juga menghadirkan sejumlah fasilitas premium untuk meningkatkan pengalaman perjalanan penumpang. Stasiun Surabaya Pasar Turi, Gubeng, dan Malang kini dilengkapi dengan Luxury Lounge untuk kenyamanan ekstra. Selain itu, tersedia fasilitas Water Drinking Station yang memungkinkan penumpang mengisi ulang air minum secara gratis.
“Fasilitas ini dihadirkan sebagai bentuk apresiasi kami terhadap para pelanggan yang terus mempercayakan perjalanan mereka kepada kereta api,” ujar Wisnu.
Komitmen Pelayanan Aman dan Tepat Waktu
Dengan berbagai persiapan matang, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama masa libur Nataru. “Kami memastikan seluruh perjalanan kereta api aman, nyaman, dan tepat waktu. Ini adalah wujud dedikasi kami untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat,” tegas Wisnu.
PT KAI Daop 8 Surabaya mengajak masyarakat memanfaatkan layanan ini untuk liburan akhir tahun yang menyenangkan. Dengan rencana matang dan fasilitas prima, liburan Nataru kali ini diharapkan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengguna jasa kereta api (Sam).

