Pojokkiri.com

KPU : ” SILAHKAN QUICK QOUNT TAPI JANGAN GANGGU PPS, “

Media Gathering KPU Kota Mojokerto di Ayola Sunrise Hotel. (tri)

Mojokerto, Pojok Kiri.

KPU Kota Mojokerto‎ mempersilahkan kepada lembaga quick qount (hitung cepat) jika akan melakukan penghitungan suara cepat pada pilihan Walikota, pada 27 Nopember mendatang. Hanya saja KPU mengingatkan, dalam penghitungan cepat tersebut jangan sampai mengganggu para PPS (Petugas Pemungutan Suara) yang ada di TPS.

” Jangan sampai terjadi saat para PPS saat sibuk melakukan aktivitasnya menghtiung suara lalu diganggu dengan buru buru meminta informasi jumlah suara‎, ” kata Ulil Abshor, dari Devisi Tekhnisi Penyenggaraan KPU Kota Mojokerto dalam acara Media Gathering dengan awak media, di Ayola Sunrise Hotel, Kota Mojokerto, Jum’at (22/11) malam.

Menurut Ulil, KPU Kota Mojokerto seperti halnya KPU lainnya, memang tidak melakukan ‎penghitungan suara cepat. ” Kami hanya melakukan real count, dengan cara penghitungan berjenjang dari PPK ke KPU, ” sambungnya. Hasil penghitungan akhir di KPU itulah nanti dijadikan pijakan untuk menetapkan siapa pemenang pilwali Mojokerto pada 2024.

Untuk menekan tingkat kekeliruan penghitungan suara di TPS nantinya, KPU lanjut Ulil ‎sudah membekali para KPPS dan PPS dengan bimbingan teknis (Bintek), bahkan berulang dilakukan di tingkat Kecamatan. Bahkan sudah hampir 3 kali KPU menggelar simulasi penghitungan suara.

Sementara, Moh Oky dari Devisi Perencanaan Data dan Informasi mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat Kota Mojokerto pada pemilu 2024, mencapai 80,65 persen. ” Sementara tingkat partisipasi masyarakat pada pilwali sebelumnya sebanyak 70,25 persen, semoga ‎pilwali tahun ini bisa ditingkatkan, ” pungkas Oky. (tri)