
Gresik, pojokkiri.com
Petani padi di beberapa Kecamatan di Kabupaten Gresik, mulai panen raya. Hasil panen padi diketahui meningkat dan memuaskan dibanding panen sebelumnya.
Hal itu diakui Bondan Trisno (30), salah satu petani padi asal Dusun Karangwungu Desa Mojogede, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik mengatakan, bahwa panen padi pada saat ini hasilannya rata-rata naik.
” Semula, jika diperhatikan, hampir seluruh masyarakat panen itu meningkat dari sebelumnya,” ujarnya, Minggu (2/3/2025).
Selanjutnya, ia menjelaskan, Alhamdulillah bahwa petani tidak merugi karena serangan hama tidak terlalu banyak. Selain itu, mulai menanam bibit padi hingga panen tidak ada kendala.

“Lumayan hasil panen pada bulan ini mas, ini semua salah satu berkah petani tersenyum bahagia semua. Harapan kita, panen berikutnya juga bagus mas,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan
tingginya produktivitas hasil pertanian kali ini juga sebanding dengan harga jual gabah dari petani. Kata Bondan, saat ini harga gabah per kuintal dari petani bisa tembus Rp 630 ribu sampai Rp 680 ribu.
Padahal sebelumnya harga gabah dari petani per kuintal hanya ada di kisaran harga Rp 450 ribu per kuintal.
“Jadi, ini petani agak gembira,” tambahnya.

Kebahagiaan juga dirasakan petani Suninik, Alhamdulillah saya bahagia tak terhingga. Di awal tahun 2025 ini bisa panen. Bisa di bilang bagus dan hasil panen kali ini sangat memuaskan. Katanya sambil mengusap keringat di pipinya. (Dyo)

