Pojokkiri.com

Kajati Jatim dan Bulog Jatim Jalin Sinergi Hukum untuk Tata Kelola Perusahaan yang Lebih Baik

Suasana diskusi hangat antara Kajati Jatim dan jajaran Bulog Jatim.

Surabaya Pojokkiri.comKejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menerima kunjungan kerja dari Kepala Kantor Wilayah (Ka Kanwil) Perum Bulog Jawa Timur, Langgeng Wisnu, beserta jajaran pejabat utama. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai pemimpin baru Bulog Jatim.

Kajati Jatim, Prof. (HCUA) Dr. Mia Amiati, S.H., M.H., CMA., CSSL., didampingi Asisten Datun dan Kasi Perdata, menyambut hangat kedatangan tamu tersebut. Dalam pertemuan ini, dibahas pentingnya pendampingan hukum dari Kejaksaan untuk mendukung operasional Bulog Jatim, terutama dalam menghadapi potensi permasalahan hukum di masa depan.

Prof. Mia Amiati menegaskan komitmen Kejati Jatim dalam memberikan pendampingan hukum melalui Jaksa Pengacara Negara (JPN). “Kami siap mendampingi Perum Bulog Wilayah Jawa Timur untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance),” ujarnya.

Hal ini sejalan dengan program prioritas Jaksa Agung yang menekankan upaya preventif dalam penegakan hukum. “Tidak lagi berfokus pada seberapa banyak perkara korupsi yang ditangani, tetapi lebih pada upaya menjamin wilayah atau satuan kerja yang bebas dari korupsi,” jelas Prof. Mia Amiati.

Bulog Jatim, dengan 13 cabang yang tersebar di seluruh Jawa Timur, menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan bisnisnya. Langgeng Wisnu menyampaikan harapannya agar kerja sama dengan Kejati Jatim dapat meminimalisir risiko terjadinya tindak pidana korupsi dan masalah hukum lainnya.

“Melalui sinergi ini, kami berharap dapat membangun tata kelola perusahaan yang lebih baik dan transparan,” kata Langgeng Wisnu.

Pertemuan ini juga membahas rencana penandatanganan kerja sama antara Perum Bulog Wilayah Jawa Timur dan Kejati Jatim. Kerja sama ini diharapkan menjadi sarana untuk membangun sinergitas dalam bidang hukum perdata dan tata usaha negara.

“Kerja sama ini bukan hanya formalitas, tetapi langkah nyata untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari korupsi dan masalah hukum,” tambah Prof. Mia Amiati.

Kunjungan kerja ini menjadi bukti nyata komitmen kedua institusi dalam membangun kolaborasi yang saling menguntungkan. Dengan sinergi yang kuat, Kejati Jatim dan Bulog Jatim siap menghadapi tantangan hukum di masa depan, sekaligus menciptakan tata kelola perusahaan yang lebih baik dan berintegritas (Sam)