
Surabaya, Pojok Kiri.Com,-Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mutiara Saghara di Kabupaten Pamekasan merupakan salah satu BUMDes yang sukses mengembangkan potensi lokal menjadi destinasi wisata edukatif. Untuk memperkuat daya tarik wisata sekaligus meningkatkan nilai tambah produk desa, BUMDes Mutiara Saghara terus menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjadi mitra yang aktif terlibat selama empat tahun terakhir melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas).
Tahun ini, tim Abmas ITS menghadirkan inovasi Rotary Drum Mixer yang dikolaborasikan dengan produksi bath bomb spa sebagai langkah pengembangan produk turunan garam berdaya saing tinggi. Kegiatan ini diketuai oleh Teguh Putranto, S.T., M.T., Ph.D. dari Departemen Teknik Perkapalan ITS, bersama dosen-dosen dari Teknik Kimia Industri. Kegiatan ini didukung oleh keterlibatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) juga terlibat aktif sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan selama 6 bulan.
Program pengabdian yang berlangsung sejak Juli 2025 ini diawali dengan proses desain dan pembuatan Rotary Drum Mixer oleh mahasiswa Teknik Perkapalan. Selanjutnya, mahasiswa Teknik Kimia Industri mengembangkan formulasi bath bomb spa berbahan dasar garam krosok, menyusun perhitungan harga pokok produksi, serta merancang kemasan produk agar siap dipasarkan. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi sosialisasi dan penyerahan alat kepada mitra BUMDes Mutiara Saghara.
Bertempat di Balai Desa Bunder kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, pada 11 November 2025 Rotary Drum Mixer diserahkan pada mitra oleh tim dosen dan mahasiswa KKN. Pada kesempatan tersebut, tim Abmas juga memberikan sosialisasi mengenai cara kerja dan manfaat Teknologi Tepat Guna (TTG) tersebut. Rotary Drum Mixer dirancang diharapkan mendukung produksi massal bath bomb spa, yang menggabungkan garam krosok dan bahan komersial lainnya menjadi produk dengan aroma menenangkan, tekstur lembut, serta efek relaksasi saat digunakan.

Ketua tim Abmas, juga berharapan agar Rotary Drum Mixer dimanfaatkan semaksimal mungkin dan produk bath bomb spa ini tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi bagi para pelajar dan masyarakat di Kabupaten Pamekasan terutama masyarakat Desa Bunder.
Kepala Desa Bunder, Hj. Iswan Yanti menyampaikan apresiasi atas kontribusi ITS:
“Terima kasih kepada para dosen dan mahasiswa ITS yang telah menghadirkan inovasi alat dan produk baru untuk mendukung keberlanjutan BUMDes Mutiara Saghara. Semoga alat ini dapat digunakan secara berkelanjutan dan meningkatkan nilai tambah garam kami.”(Gat/*)

